Banner Leaderboard
Headlines News :
Home » , , , » Purek III UNJ Merasa Jadi Korban

Purek III UNJ Merasa Jadi Korban

Written By Amir Sodikin on Selasa, 04 Juni 2013 | 13.09

Pembantu Rektor III Universitas Negeri Jakarta Fakhruddin Arbah merasa dirinya dikorbankan oleh sebuah konspirasi korupsi yang dilakukan Grup Permai pimpinan Muhammad Nazaruddin. Karena itu, pihaknya bersikukuh tak layak untuk dituntut pidana penjara dari kasus dugaan korupsi pengadaan peralatan laboratorium UNJ.

Demikian nota pembelaan atau pleidoi yang disampaikan penasihat hukum terdakwa, Ferry Firman, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Selasa (4/6). ”Terdakwa merupakan korban kejahatan yang sistemik dan telah direncanakan, direkayasa secara terorganisasi, dengan demikian menurut hukum, terdakwa tidak dapat dipidana,” kata Ferry.

Ferry bersikukuh kliennya hanya korban dari suatu konspirasi Grup Permai untuk sebuah kepentingan yang tidak ada hubungannya dengan terdakwa. ”Selain itu, tidak ada bukti tanda terima terdakwa menerima uang dari proyek pengadaan peralatan laboratorium dan peralatan penunjang laboratorium pendidikan UNJ tahun 2010,” papar Ferry.

Dari fakta di persidangan, Ferry menegaskan, kliennya juga tidak pernah mengetahui bahwa para distributor barang sudah diatur PT Anugerah Nusantara atau Grup Permai. Sebelumnya, orang-orang Anugerah Nusantara diketahui telah menghubungi distributor dan berusaha ”mengunci” perusahaan pesaing dengan cara memberi tahu para distributor agar tidak memberikan surat dukungan kepada perusahaan lain selain dari PT Anugerah.

”Dengan demikian, unsur dengan tujuan menguntungkan diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi tidak terpenuhi,” kata Ferry.

Karena itu, Ferry memohon kepada majelis hakim agar menetapkan kliennya tidak terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi dan membebaskan kliennya dari segala tuntutan.

Fakhruddin dan Tri Mulyono, dosen Fakultas Teknik UNJ, sebelumnya dituntut jaksa penuntut umum dengan pidana 18 bulan penjara. Mereka juga diwajibkan membayar denda Rp 250 juta subsider tiga bulan kurungan.

(AMR)
Share this post :

Posting Komentar

 
Sister Website : OWH | Amir Sodikin | Complain
Copyright © 2011. AmirSodikin.COM: Viewtiful My Indonesia - All Rights Reserved