Banner Leaderboard
Headlines News :
Home » , » Fathanah Belikan Mobil untuk Luthfi

Fathanah Belikan Mobil untuk Luthfi

Written By Amir Sodikin on Jumat, 06 September 2013 | 17.27

Terdakwa perkara dugaan suap pengurusan kuota impor daging sapi dan pencucian uang, Ahmad Fathanah, ternyata juga membelikan mobil mewah senilai Rp 1,1 miliar untuk Luthfi Hasan Ishaaq. Uang pembelian oleh jaksa penuntut umum pada Komisi Pemberantasan Korupsi patut diduga merupakan hasil dari korupsi.

Saksi yang merupakan staf penjualan di PT William Mobil, Felix Rajali, yang menangani transaksi itu membenarkan bahwa Fathanah pernah membeli mobil Toyota FJ cruiser 4.0L 4WD warna hitam, tahun pembuatan 2012 seharga di showroom PT William Mobil. Felix menjelaskan, mobil tersebut dipesan Ahmad Fathanah namun dalam kontrak atau perjanjian kredit atas nama Luthfi.

"Pak Ahmad Fathanah yang beri tahu untuk Luthfi Hasan Ishaaq," kata Felix. Mobil tersebut tidak diambil langsung oleh Luthfi melainkan melalui ajudan Luthfi yaitu Imron. Status mobil tersebut masih kredit, hingga akhirnya disita KPK.

Manajer Penjualan PT William Mobil, Mansyur, membenarkan keterangannya dalam berita acara pemeriksaan (BAP) yang mengatakan bahwa mobil Luthfi tersebut dibeli untuk kepentingan kampanye Luthfi di luar kota. Fathanah mengistilahkan, mobil tersebut untuk safari dakwah PKS.

Mansyur juga mengaku sempat menduga Fathanah sebagai Bendahara PKS karena adanya kedekatan Fathanah dengan Luthfi Hasan Ishaaq. Sosok Fathanah juga meyakinkan karena mengendarai mobil mewah Prado. "Saya pernah lihat Fathanah turun dari mobil Prado," kata Mansyur.

Keterangan para saksi sejalan dengan isi dakwaan jaksa. Mobil dibeli pada 3 Januari 2013. Fathanah membayar dengan uang dollar setara Rp 48,65 juta dan uang rupiah Rp 485,15 juta. Kemudian kekurangannya dibayar pada 11 Januari 2013 dengan dua kali transfer Rp 66,35 juta. Sisanya dibayar dengan kredit oleh Fathanah dengan angsuran Rp 19,825 juta per bulan selama 36 bulan.

Baik BPKB maupun STNK atas nama Luthfi Hasan Ishaaq. Jaksa dalam dakwaannya menyebutkan, terdakwa tidak memiliki pekerjaan tetap dan kemampuan transaksi keuangannya tak seimbang dengan profilnya. Karena itu, transaksi tersebut patut diduga sebagai transaksi keuangan mencurigakan yang berasal dari hasil tindak pidana korusi.

Jaksa KPK mengaitkan korupsi tersebut berkaitan dengan penerimaan komisi Fathanah yang atas sepengetahuan Luthfi. Selain membelanjakannya dengan membeli mobil mewah untuk Luthfi, Fathanah juga membeli dua mobil mewah lainnya dalam rentang tiga bulan sebelum ditangkap KPK.

Dua mobil itu dibeli pada 24 Oktober 2012 yaitu Toyota Alphard 2,4 AT warna putih B 53 FTI seharga Rp 760 juta, yang diatasnamakan istrinya, Sefti Sanustika. Kemudian pada Des 2012, membeli Mercedes Benz C200 warna hitam seharga Rp 707 juta yang diatasnamakan terdakwa.

Fathanah bisa dijerat korupsi dan pencucian uang karena ia dianggap jaksa sebagai orang kepercayaan Luthfi, anggota DPR yang juga menjabat Presiden Partai Keadilan Sejahtera. Terdakwa atas sepengetahuan Luthfi didakwa telah menggunakan pengaruh Luthfi untuk mengurus pihak-pihak dalam mendapatkan proyek-proyek pemerintah, antara lain di Kementerian Pertanian, dengan imbalan berupa komisi. Ia diduga menerima uang suap dari PT Indoguna Utama senilai Rp 1,3 miliar yang diduga untuk Luthfi.

Jumlah uang yang didakwakan dalam tindak pidana pencucian uang untuk Fathanah sekitar Rp 40 miliar ditambah 89.321 dollar AS. Selain membeli mobil, Fathanah juga membelanjakannya untuk membeli rumah, perhiasan, dan pemberian kepada orang lain. Tujuan dari transaksi, menurut jaksa, untuk menyembunyikan atau menyamarkan asal usul harta kekayaan yang tidak sesuai dengan profil penghasilan terdakwa. (AMR)
Share this post :

Posting Komentar

 
Sister Website : OWH | Amir Sodikin | Complain
Copyright © 2011. AmirSodikin.COM: Viewtiful My Indonesia - All Rights Reserved