Banner Leaderboard
Headlines News :

    Logistik Pemilu : KPU Tak Perlu Memaksakan Diri

    Komisi Pemilihan Umum tak harus memaksakan diri untuk berusaha menambah logistik surat suara. Jumlah surat suara memang bisa menjadi masalah namun sepanjang KPU berada di jalur yang aman sesuai amanat Undang-Undang, semuanya bisa teratasi dengan penambahan surat suara sebanyak dua persen dari jumlah Daftar Pemilih Tetap.

    Direktur Lingkar Madani Indonesia (LIMA), Ray Rangkuti, di Jakarta, Senin (16/12), mengatakan, dari pencermatan LIMA, jumlah pemilih dalam antrean Daftar Pemilih Khusus (DPK) nantinya tak akan membengkak melebihi dua persen dari DPT. Dua persen dari DPT 186 juta diperkirakan 3,7 juta lebih.

    Menurut Ray, jumlah penambahan daftar pemilih yang masuk DPK pun tak akan besar, bahkan bisa di bawah data DPT bermasalah yang jumlahnya kini 3,3 juta yang ditengarai belum memiliki NIK. “Jumlahnya tidak akan besar. Bahkan boleh jadi tidak lagi mencapai hingga 3,3 juta,” kata Ray.

    Stidaknya karena dua pencermatan menurut Ray. Pertama, hingga hari ini data KPU belum juua bertambah dari angka 3,3 juta pemilih bermasalah. “Kedua, data dari parpol juga nampaknya tidak menambah data yang sudah ada. Artinya, data 3,3 juta itu saja nampaknya agak susah bergerak,” kata Ray.

    Ray mengingatkan KPU agar tak menggunakan hal ini sebagai alasan untuk menambah surat suara dan logistik lain. “KPU tak perlu memaksakan menambah jumlah pengadaan surat suara. Surat suara dengan tambahan dua persen lebh dari cukup untuk mengantispasinya,” kata Ray.

    Jika tembahan surat suara melebihi yang ditentukan, dikhawatirkan bisa disalahgunakan pihak tertentu. Sudah banyak laporan di masa lalu bagaimana sisa surat suara disalahgunakan oleh kepentintan pihak tertentu.

    Komisioner KPU Hadar N Gumay juga sudah yakin bahwa dengan DPT yang ditetapkan sebanyak 186,8 juta, tak akan bermasalah pada ketersediaan logistik. “Kecuali nanti dalam waktu sebulan ada perubahan drastis, kami akan beritahukan angka itu ke pemenang tender, “ kata Hadar.

    DPT secara prinsip tidak mungkin akan bertambah, kecuali jika ada jumlah yang besar sekali ditemukan, misalnya, ratusan ribu ternyata ada di luar negeri belum terdaftar. Terhadap kasus seperti itu, KPU akan meminta rekomendasi Badan Pengawas Pemilu untuk perubahan DPT LN.

    “Perkiraan saya banyak yang dari LN belum terdaftar. Belum ada laporan penambahan sampai saat ini, tapi setelah ngobrol dengan mereka (PPLN) kesan itu memang ada banyak yang belu terdaftar,” kata Hadar. Hal itu bisa terjadi karena banyak WNI yang tercatat ilegal, tidak punya dokumen.

    “Di satu sisi mereka adalah WNI yang harus kita upayakan hak konstitusinya, tapi mereka dkhawatirkan tidak masuk dalam pendaftaran pemilih,” kata Hadar. Jika tidak diantisipasi sejak awal, Hadar khawatir nantinya bisa menganggu ketersediaan surat suara terutama di luar negeri.

    “Jangan sampai kami buat daftar pemilih, lalu mereka datang ke TPS tapi logistik tidak mencukupi,” tambah Hadar.

    Untuk pemilih di dalam negeri, kendala administrasi hingga kini adalah belum jadinya peraturan KPU tentang pemungutan dan perhitungan surat suara. Jika PKPU sudah jadi, maka warga yang belum masuk dalam DPT bisa mendaftar di DPK dan warga yang masuk DPT tapi ingin pindah TPS bisa segera memprosesnya dengan meminta form A5.

    “Sebentar lagi form A5-nya ada. Form itu masuk lampiran dalam peraturan kami (yang sedang disusun ini),” kata Hadar. PKPU ditargetkan baru jadi paling lambat 31 Desember 2013.

    Sejumlah petugas Panitia Pemungutan Suara tingkat kelurahan yang dihubungi juga masih belum jelas terhadap proses pendaftaran DPT dan perpindahan pemilih dengan menggunakan form A5. Mereka masih menunggu PKPU terkait hal tersebut. (AMR)

    ApacheBooster, mudah diinstall dan performa server meningkat

    Sudah lama menginstall ApacheBooster sejak versi 1.7 namun tak pernah saya aktifkan. Baru setelah melihat load server tinggi, saya berfikir menggunakan ApacheBooster. Saat ini versinya sudah 2.1

    Software buatan Prajith, anak India, ini menggabungkan sistem cahe Varnish dan penggunaan Nginx.
    Ini penjelasan Prajith:

    ApacheBooster
    ApacheBooster is a integration of nginx and varnish, this Plugin will reduce the server load spike and memory usage. Also the plugin will provide the maximum performance of your websites. Varnish Varnish Cache is a web application accelerator also known as a caching HTTP reverse proxy. You install it in front of any server that speaks HTTP and configure it to cache the contents.

    Varnish Cache is really, really fast. It typically speeds up delivery with a factor of 300 – 1000x, depending on your architecture. A high level overview of what Varnish does can be seen in the video attached to this web. Varnish performs really, really well. It is usually bound by the speed of the network, effectivly turning performance into a non-issue. We’ve seen Varnish delivering 20 Gbps on regular off-the-shelf hardware.


    Nginx
    Nginx is known for its high performance, stability, rich feature set, simple configuration, and low resource consumption. Unlike traditional servers, Nginx doesn’t rely on threads to handle requests. Instead it uses a much more scalable event-driven (asynchronous) architecture. This architecture uses small, but more importantly, predictable amounts of memory under load.


    Untuk Instalasi cukup mudah dan langsung aktif setelah instalasi selesai:

    wget http://prajith.in/downloads/apachebooster.tar.gz
    tar -zxf apachebooster.tar.gz
    cd apachebooster
    bash install.sh or sh install.sh



    Saya kebetulan tinggal upgrade, jadi tinggal jalankan perintah ini via terminal:

    wget http://prajith.in/downloads/updateapachebooster
    sh updateapachebooster


    Setelah update selesai, link ApacheBooster dari WHM sempat tak bekerja. Setelah logout dari WHM dan login lagi, ternyata bisa bekerja kembali, rupanya ada update link juga.

    Pastikan aktifkan Varnish dan Nginx dari Service Manager di WHM Anda.

    ApacheBooster langsung bekerja tanpa banyak setting. Load server jelas berkurang signifikan setelah ApacheBooster ini bekerja. Oh iya, beberapa orang tidak menyarankan untuk install ApacheBooster di VPS yang RAM nya kecil, karena ada isu ApacheBooster ini akan memakan Memory.

    Di satu sisi dia bekerja mengendorkan load CPU, tapi di sisi lain dia membutuhkan memory tak sedikit. Tapi, tak ada salahnya mencoba. Banyak yang install dan kemudian uninstall software ini tapi aman-aman saja.

    Oh iya, kemunculan ApacheBooster ini sempat diperdebatkan di WHT karena dianggap mengcopy beberapa script Unixy.....tapi lambat laun kritik itu mereda sendiri seiiring dengan response positif.

    Kini, ApacheBooster telah diakui cPanel dan masuk dalam Application Catalognya cPanel...lihat link ini: http://applications.cpanel.net/apachebooster-4/


    Selamat mencoba.

    Upgrade MySQL dari 5.0 langsung ke 5.5

    MySQL 5.0 end of life date -nya sudah berlalu pada 31 Desember 2011, dan MySQL 5.1 end of life datenya juga sebentar lagi berlalu pada 31 Desember 2013. Mau tidak mau, ayo upgrade ke MySQL 5.5 yang end of lifenya hingga Desember 2015.

    Hingga kini, saya juga masih menggunakan MySQL 5.0 di beberapa server saya. Namun Joomla 3.X sudah meminta requirenment minimal MySQL 5.1. So, minimal update lah ke MySQL 5.1.

    Saya test di beberapa server, update ke MySQL 5.1 dan kemudian baru ke 5.5 bisa berkalan mulus tanpa data loss. Namun demikian, dianjurkan backuplah dulu MySQL data Anda sebelum update.

    Untuk backup semua database MySQL kita, perintahnya sbb:

    mysqldump --add-drop-table --all-databases | gzip > /home/alldatabases.sql.gz

    Perintah itu akan membackup semua isi file di bawah database mysql, ini untuk jaga2 saja.

    Untuk upgrade MySQL, lakukan via WHM: "WHM >> Software >> MySQL Upgrade" Jika dari 5.0, tak harus upgrade ke 5.1 dulu, bisa langsung ke 5.5 kok.

    Ini fitur 5.5:
    MyISAM is the default storage engine
    Improved scalability on multi-core CPUs
    Enhancements to XML functionality
    Semisynchronous replication
    Support for performance schema


    Selamat mencoba.

    Simulasi Pemilu: Terlalu Rumit dan Susah Melipat Surat Suara


    Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada Minggu (1/12), menggelar simulasi Pemilu dengan melakukan pemungutan dan penghitungan suara di TPS 14,  Kelurahan Cilenggang, Kecamatan Serpong, Tangerang Selatan, Banten. Terungkap berbagai kekurangan yang dirasakan oleh para pemilih.

    Sanip (70), seorang pemilih, mengatakan surat suaranya susah untuk dilipat dan membutuhkan waktu lama untuk bisa melipatnya. "Tadi saya lama di bilik suara karena susah melipat kertas, harusnya disederhanakan saja," katanya.

    Selain soal melipat, Sulaeman (40), pemilih lainnya, menyoroti soal cara mencoblos di surat suara yang rumit bagi sebagian orang. "Mau nyoblos yang mana susah karena harus mencermati surat suaranya untuk DPD atau DPR mana, kemudian mencermati calonnya, bisa butuh tiga menit untuk membacanya," katanya.

    Sebagian yang tak sabar membaca, kata Sulaeman, hanya menumpuk keempat surat suara kemudian dicoblos satu kali pada keempat lembar surat suara. "Yang enggak biasa membaca atau yang tidak sabar membaca, akan bingung mencoblos apa dan di mana," kata Sulaeman.

    Pemilih mula, Egi Sulaiman (18), mengaku kesulitan juga dengan empat surat suara dan isian calon-calon di dalamnya. Butuh empat menit untuk mencoblos, itupun sempat membuat teman-teman Egi berteriak agar segera menyelesaikannya. "Surat suaranya rumit, lipatnya juga rumit," katanya.

    Ketua KPU Husni Kamil Manik yang berada di lokasi simulasi mengatakan, kegiatan simulasi yang keduakalinya digelar KPU ini bertujuan untuk menampung segala masukan untuk Pemilu nanti. KPU saat ini sedang menyusun draft Peraturan KPU tentang Pemungutan dan Penghitungan Suara.

    "Kami sedang menguji coba draft PKPU tentang Pemungutan dan Penghitungan suara yang sudah dibuat sehingga nanti diharapkan ada catatan-catatan apakah sudah sempurna atau belum," kata Husni. Tiap provinsi juga akan menggelar simulasi.

    Setelah PKPU selesai, KPU baru akan menggelar bimbingan teknis ke provinsi, kabupaten/kota, hingga PPK dan PPS.  Akan ada

    Desain sensitif
    Menanggapi keluhan pemilih, Komisioner KPU Hadar N Navis yang juga berada di lokasi simulasi Pemilu, menuturkan, tak mudah untuk mendesain surat suara karena banyak pertimbangan. "Surat suara itu desain yang sensitif bagi partai, tak boleh lipatannya mengenai partai tertentu, nanti bisa diprotes," kata Hadar.

    Soal kemungkinan menyederhanakan lipatan, kemungkinan sulit dilakukan karena berarti mengubah desain surat suara dan kotak suara. Untuk keluhan rumitnya cara mencoblos bagi pemilih mula, Hadar mengatakan kuncinya nantinya pada sosialisasi dari penyelenggara pemilu dan partai politik.

    "Untuk sosialisasi di TPS langsung,  kami sudah buat draft peraturan yang secara tegas meminta petugas menginfokan bagaimana nyoblos yang benar. Pengumuman itu tidak hanya di awal tapi harus diualang-ulang," kata Hadar.

    Secara terposah, mantan anggota KPU Ramlan Surbakti, juga mengkritik banyaknya batasan sarat sahnya suarat saura yang merepotkan warga. "Ada lima kriteria sarat sahnya surat suara menurut Undang-Undang, ini sebenarnya hanya mengakomodasi kepentingan partai, tapi bagi pemilih akan sangat menyulitkan," kata Ramlan.

    Ramlah mengusulkan agar kriteria itu disederhanakan menjadi dua, yaitu memilih di kolom partai  dan atau memilih di kolom caleg.

    Menanggapi kritik Ramlan, Hadar setuju jika KPU lebih memilih esensi pilihan pemilih dibanding berpaku secara kaku dengan Undang-Undang. KPU memutusakan tidak akan kaku membedakan apakah yang dicoblos nama partai, simbol partai, nama caleg, foto caleg, atau nomor urut caleg.

    "Secara esensi, kami hanya memperhatikan dua kolom, apakah ada di kolom partai atau di kolom caleg, itu sah. Karena itu, pada desain surat suara, nama parpol dan simbol parpol tidak dipisah tegas sehingga kelihatan satu kolom," kata Hadar.

    Hadar mengistilahkannya, KPU menganut pendekatan voters intention, yaitu apa yang sebenarnya diinginkan atau dipilih pemilih.  Jika KPU secara eksplisit mengacu Undang-Undang, akan banyak ditemui kesulitan di lapangan.

    "Kita inginnya ekspresi pernyataan politik warga sedapat mungkin dinilai sah. Kalau kaku mengatur, maka akan seperti Pemilu lalu yaitu surat suara yang tidak sah sangat tinggi mencapai 14 persen, sayang sekali suaranya," papar Hadar.

    Karena pertimbangan itulah, KPU tahun depan lebih memilih mencoblos daripada mencontreng. Dengan kembali mencoblos, serta tidak kaku menerjemahkan Undang-Undang, diharapkan suara yang rusak bisa dikurangi.

    "Saya yakin, kalau kita buka kotak suara Pemilu 2009, kemudian kita gunakan pendekatan voters intention, saya yakin suara yang tak sah bisa rendah, mungkin 10 persen," kata Hadar. Pada Pemilu 2014, sedapat mungkin aturan kaku bisa dikesampingkan dan gunakan pendekatan voters intention yang lebih mendekati esensi kemauan Pemilih.

    Dengan demikian, misalnya, coblosan dengan lubang kecil maupun lubang besar, akan tetap dianggap sama karena inti pilihannya sama. Yang sudah pasti akan dilarang adalah mencoblos dengan menggunakan rokok dan melubangi gambar partai untuk dibawa pulang sobekan gambarnya.

    Selain terkait surat suara, berdasarkan masukan berbagai pihak, KPU juga akan mendesain bilik suara yang menjamin aksesibilitas penyendang cacat, terutama pengguna kursi roda dan tongkat. "Akan ada bilik suara yang lebih rendah, yang membuat para penyandang cacat merasa nyaman," kata Hadar. (AmirSodikin.com)
     
    Banner Kiri Tengah
    My most popular images for sale at Shutterstock:

    Sister Website : OWH | Amir Sodikin | Complain
    Copyright © 2011. AmirSodikin.COM: Viewtiful My Indonesia - All Rights Reserved