PASAR ITIK ALABIO YANG TERSOHOR ITU
(30 votes)
Written by Amir Sodikin   
@2003 Amir Sodikin
@2003 Amir Sodikin
RABU dini hari, Pasar Itik Alabio di Hulu Sungai Utara,
Kalimantan Selatan, sudah menggeliat. Lalu lintas mulai padat. Sepeda
onthel, sepeda motor, mobil angkutan desa, mobil pikap, truk,
gerobak, perahu, dan manusia lalu lalang membawa tiga jenis barang
dagangan: itik, telur itik, dan pakan itik.
Nama itik alabio yang tersohor di seluruh Nusantara karena 
produktivitas telurnya itu memang berasal dari nama pasar itik di
tepi sungai itu. Bagi masyarakat Hulu Sungai Utara (HSU), itik alabio
adalah penyangga ekonomi rakyat. Sekurangnya 14.000 keluarga
bergantung kepada rantai bisnis 1,2 juta ekor itik.
Beternak itik bagi sebagian orang HSU adalah seni turun-temurun.
Keahlian itu sulit diajarkan kepada orang lain karena sebagian
mengandalkan ketajaman insting dan kepekaan perasaan semata.
Untuk menyeleksi telur yang akan ditetaskan, peternak tidak
perlu "meneropongnya", cukup meraba dan merasakan getaran permukaan
telur. Untuk membedakan jenis kelamin anak itik, peternak hanya
mendengarkan suaranya.
"Kalau kwak-kwak pasti jantan, kalau kwik-kwik berarti betina,"
kata Saiman yang dijuluki "doktor" itik karena keahliannya menangguh
(membedakan jantan-betina). Kalau kwok-kwok? Ah, itu tak ada.
... "Doktor" itik itu sering diundang menangguh ke berbagai daerah
dengan tarif minimal Rp 25 per ekor. (Amir Sodikin)

Foto: 1
Kompas/Amir Sodikin
TELUR BERDERET-Para peternak itik alabio langsung menjual telur itik
mereka secara berderet di Pasar Itik Alabio dengan menggunakan raga-
raga, keranjang khas untuk membawa telur. Harga telur musim kemarau
kali ini anjlok dari rp 750 per butir menjadi Rp 530 per butir.

@2003 Amir Sodikin
@2003 Amir Sodikin
Foto: 2
Kompas/Amir Sodikin
MENURUNKAN ITIK-Seorang pedagang sedang menurunkan itik dari truk
untuk dimasukkan dalam kandang di pasar. Ratusan pedagang dan pembeli
bertransaksi di pasar itik terbesar di Kalimantan Selatan itu yang
omzetnya mencapi ratusan juta rupiah.

@2003 Amir Sodikin
@2003 Amir Sodikin
Foto: 3
Kompas/Amir Sodikin
LELAH-Anak-anak itik alabio yang baru berumur satu minggu ini
terlihat lelah dan tidur di kandang itik yang disediakan di Pasar
Itik Alabio. Harga anak itik musim kemarau ini anjlok dari Rp 5.000
per ekor menjadi Rp 3.000

@2003 Amir Sodikin
@2003 Amir Sodikin
Foto: 4
Kompas/Amir Sodikin
JUALAN PAKAN-Salah satu pendukung berkembangnya peternakan itik
alabio di Hulu Sungai Utara adalah dukungan pakan yang berlimpah.
Seorang penjual pakan sedang melayani pembelian keong untuk pakan
itik, per blek Rp 6000

@2003 Amir Sodikin
@2003 Amir Sodikin
Foto: 5
Kompas/Amir Sodikin
"DOKTOR ITIK-Untuk membedakan anak itik betina dan jantan secara
cepat perlu orang seperti Saiman ini. Di hulu sungai Utara, Saiman
satu-satunya yang dianggap doktor itik. Dengan hanya mendengarkan
suara anak itik, Saiman bisa memilah 100 itik jantan dan itik betina
dalam waktu sekitar 10 menit.

@2003 Amir Sodikin
@2003 Amir Sodikin
Foto: 6
Kompas/Amir Sodikin
PASAR ITIK DAN TELUR-Selain menjual itik, pasar itik Albio di Hulu
Sungai Utara, Kalimantan Selatan, juga menjual telur. Seorang
peternak pagi-pagi sekali membawa telur hasil ternaknya dengan
menggunakan gerobak pasar
 
< Prev   Next >